Sejarah Instagram (ig) dan Perkembangannya

Instagram
Sudah lama saya tidak membuat postingan di BlogReot ini karna ada satu dua hal yang menjadi penghalang buat saya untuk menarikan jari demi jemari saya diatas keyboard kusam ini, merangkaikan kata demi kata sehingga menjadi beberapa kalimat untuk saya bagikan kepada teman-teman semua... Tapi Alhamdulillah kali ini saya bisa mencuri sedikit waktu di sudut-sudut kesibukan saya dan nekat untuk menambahkan satu postingan baru. Pada kesempatan kali ini Insyaallah saya akan berbagi sedikit mengenai Sejarah Instagram dan Perkembangannya

Dijaman seperti sekarang ini siapa yang tidak kenal dengan Instagram?? saya rasa semua orang sudah sangat mengenal situs jejaring sosial yang satu ini. Kemarin Facebook, dan sekarang ini Instagram lah yang sedang naik daun.

Seiring dengan hadirnya smartphone-smartphone canggih dengan kamera yang berkualitas tinggi membuat banyak orang mempunyai aktivitas baru yang menyenangkan. Tak heran sekarang ini mulai dari anak muda, anak-anak bahkan orang tua pun sudah mempunyai hobi berfoto-foto atau selfie setelah itu mereka abadikan foto-foto dan video mereka di akun jejaring sosial milik mereka seperti Instagram.

Instagram atau yang lebih dikenal dengan (IG) merupakan sebuah aplikasi berbagi foto yang memungkinkan pengguna mengambil foto, menerapkan filter digital, dan membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial, termasuk milik Instagram sendiri. Salah satu fitur yang unik di Instagram adalah memotong foto menjadi bentuk persegi, sehingga terlihat seperti hasil kamera Kodak Instamatic dan polaroid. Hal ini berbeda dengan rasio aspek 4:3 yang umum digunakan oleh kamera pada peranti bergerak.

Aplikasi Instagram dapat digunakan di iPhone, iPad atau iPod Touch versi apapun dengan sistem operasi iOS 3.1.2 atau yang terbaru dan telepon kamera Android apapun dengan sistem operasi 2.2 (Froyo) atau yang terbaru. Aplikasi ini tersebar luas di Apple App Store dan Google Play Store.

Lahirnya aplikasi Instagram berawal saat Kevin Systrom dan Mike Krieger menciptakan sebuah aplikasi mobile web bernama Burbn. Aplikasi ini punya fitur semacam check-in lokasi, pengguna akan mendapatkan poin di aplikasi ini setiap kali mereka check-in saat bergaul dengan teman, posting foto, dan banyak lagi. Tapi, karena fitur di dalam aplikasi Burbn terlalu banyak, akhirnya mereka membuat sebuah aplikasi baru yang lebih simple yaitu Instagram. Kalau aplikasi yang terdahulu punya banyak fitur, Kevin dan Mike sengaja membuat Instagram dengan 3 macam fitur saja, yaitu posting foto, komentar dan like. Jadi, pengguna Instagram nggak perlu repot atau bingung untuk menggunakan social media ini.

Baca juga: 2 Jurus Ampuh Untuk Memperbanyak Like di Instagram

Nama Instagram diambil dari kata “insta” yang berasal dari kata “instan”. Kata instan juga diambil dari cara kerja kamera Polaroid yang menghasilkan foto secara instan. Makanya, lambang Instagram mirip seperti kamera Polaroid. Sedangkan “gram”, berasal dari kata “telegram” yang berarti cara kerjanya mengirimkan informasi secara cepat.
Sejarah dan perkembangan instagram
Sumber: thenextweb.com
Perusahaan Burbn Inc yang berdiri pada tahun 2010 merupakan sebuah perusahaan teknologi startup yang hanya berfokus pada pengembangan aplikasi untuk telpon genggam. Pada awalnya perusahaan ini fokus terlalu banyak di dalam HTML 5 peranti bergerak, namun Kevin Systrom dan Mike Krieger selaku CEO perusahaan ini memutuskan untuk lebih fokus pada satu hal saja. Selama satu minggu mereka terus mencoba untuk membuat sebuah ide yang bagus, dan pada akhirnya mereka membuat versi pertama dari Burbn, namun pada versi yang pertama ini masih banyak kekurangan dan masih ada beberapa hal yang belum sempurna. Versi Burbn yang sudah final dapat dijalankan di iPhone, namun isinya masih terlalu banyak fitur-fitur. Kevin Systrom dan Mike Krieger merasa kesulitan untuk mengurangi fitur-fitur yang ada. Dan akhirnya mereka memulainya dari awal lagi yang memfokuskan pada bagian foto, komentar dan kemampuan untuk menyukai sebuah foto. Dan inilah yang akhirnya menjadi Instagram.

Karena instagram mengalami perkembangan yang sangat luar biasa dan telah diakses oleh banyak orang di dunia, akhirnya pada 9 April 2012 instagram diambil alih oleh facebook dengan nilai hampir $1 miliar dalam bentuk tunai dan saham.

Dulunya aplikasi instagram ini hanya bisa didownload dari App Store, tetapi seiring dengan berkembangnya aplikasi ini akhirnya instagram hadir di Play Store dan tentunya para pengguna android pun sudah bisa menggunakan aplikasi instagram ini. Setelah setahun peluncurannya, pengguna instagram semakin banyak bahkan telah mencapai 10 juta pengguna.
sejarah instagram dan perkembangannya
Sumber: thenextweb.com
Sistem sosial di dalam Instagram adalah dengan mengikuti akun pengguna lainnya, atau memiliki pengikut Instagram. Dengan demikian komunikasi antara sesama pengguna Instagram sendiri dapat terjalin dengan memberikan tanda suka dan juga mengomentari foto-foto yang telah diunggah oleh pengguna lainnya. Pengikut juga menjadi salah satu unsur yang penting, dimana jumlah tanda suka dari para pengikut sangat mempengaruhi apakah foto tersebut dapat menjadi sebuah foto yang populer atau tidak. Untuk menemukan teman-teman yang menggunakan Instagram juga dapat menggunakan aplikasi jejaring sosial pihak ketiga seperti seperti Twitter dan juga Facebook.

Kegunaan Utama Instagram adalah sebagai tempat untuk mengunggah dan berbagi foto-foto atau video kepada pengguna lainnya. Foto yang hendak ingin diunggah dapat diperoleh melalui kamera iDevice ataupun foto-foto yang ada di album foto di iDevice tersebut.

Foto yang telah diambil melalui aplikasi Instagram dapat disimpan di dalam iDevice tersebut. Penggunaan kamera melalui Instagram juga dapat langsung menggunakan efek-efek yang ada, untuk mengatur pewarnaan dari foto yang dikehendaki oleh sang pengguna. Ada juga efek kamera tilt-shift yang fungsinya adalah untuk memfokuskan sebuah foto pada satu titik tertentu. Setelah foto diambil melalui kamera di dalam Instagram, foto tersebut pun juga dapat diputar arahnya sesuai dengan keinginan para pengguna.

Foto-foto yang akan diunggah melalui Instagram tidak terbatas jumlahnya, hanya saja Instagram memiliki keterbatasan ukuran untuk foto. Ukuran yang digunakan di dalam Instagram adalah dengan rasio 3:2 atau hanya sebatas berbentuk kotak saja. Para pengguna hanya dapat mengunggah foto dengan format itu saja, atau harus menyunting foto tersebut dulu untuk menyesuaikan format yang ada. Setelah para pengguna memilih sebuah foto untuk diunggah di dalam Instagram, maka pengguna akan dibawa ke halaman selanjutnya untuk menyunting foto tersebut.

Pada versi awalnya, Instagram memiliki 15 efek yang dapat digunakan oleh para pengguna pada saat mereka hendak menyunting sebuah foto. Efek tersebut terdiri dari: X-Pro II, Lomo-fi, Earlybird, Sutro, Toaster, Brannan, Inkwell, Walden, Hefe, Apollo, Poprockeet, Nashville, Gotham, 1977, dan Lord Kelvin. Namun tepat pada tanggal 20 September yang lalu Instagam telah menambahkan 4 buah efek terbaru yaitu; Valencia, Amaro, Rise, Hudson dan telah menghapus 3 efek: Apollo, Poprockeet, dan Gotham dari dalam fitur tersebut.

Dalam pengaplikasian efek sekalipun para pengguna juga dapat menghilangkan bingkai-bingkai foto yang sudah termasuk di dalam efek tersebut. Fitur lainnya yang ada pada bagian penyuntingan adalah Tilt-Shift. Tilt-shift ini, sama fungsinya dengan efek kamera melalui instagram, yaitu untuk memfokuskan satu titik pada sebuah foto, dan sekelilingnya menjadi buram. Dalam penggunaannya aplikasi Tilt-Shift memiliki 2 bentuk, yaitu persegi panjang dan juga bulat. Kedua bentuk tersebut dapat diatur besar dan kecilnya, juga titik fokus yang diinginkan. Tilt-shift juga mengatur rupa foto disekeliling titik fokus tersebut, sehingga para pengguna dapat mengatur tingkat buram pada sekeliling titik fokus di dalam foto tersebut.

Setelah foto tersebut disunting, maka foto akan dibawa ke halaman selanjutnya, dimana foto tersebut akan diunggah ke dalam Instagram sendiri ataupun ke jejaringan sosial lainnya. Dimana di dalamnya tidak hanya ada pilihan untuk mengunggah pada jejaringan sosial atau tidak, tetapi juga untuk memasukkan keterangan foto, menambahkan lokasi foto dan menandai teman.

Baca juga: 12 Hal yang Harus Anda Hindari di Facebook

Itu hanyalah sekilas gambaran mengenai instagram, buat sobat yang belum memiliki aplikasi ini silahkan download di Google Play Store atau di Google, gratis kok...

Pada intinya semua itu hanyalah hiburan semata, kita boleh-boleh saja menggunakan jejaring sosial manapun yang kita sukai asalkan semua itu untuk hal-hal yang positif. Karna banyak sekali para pengguna jejaring sosial yang bermasalah jika memanfaatkannya untuk hal-hal yang negatif. Salam...

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Sejarah Instagram (ig) dan Perkembangannya"

Post a Comment

Kata-kata dan bahasa anda adalah gambaran kualitas diri anda...